Archive | 2012

Hormon Yang Mempengaruhi Siklus Menstruasi

Sikuls menstruasi normal dapat dibagi menjadi 2 segmen yaitu, siklus ovarium (indung telur) dan siklus uterus (rahim). Siklus indung telur terbagi lagi menjadi 2 bagian, yaitu siklus folikular dan siklus luteal, sedangkan siklus uterus dibagi menjadi masa proliferasi (pertumbuhan) dan masa sekresi.

Sistem hormonal yang mempengaruhi siklus menstruasi adalah:
1. FSH-RH (follicle stimulating hormone releasing hormone) yang dikeluarkan hipotalamus untuk merangsang hipofisis mengeluarkan FSH
2. LH-RH (luteinizing hormone releasing hormone) yang dikeluarkan hipotalamus untuk merangsang hipofisis mengeluarkan LH
3. PIH (prolactine inhibiting hormone) yang menghambat hipofisis untuk mengeluarkan prolaktin

Pada setiap siklus menstruasi, FSH yang dikeluarkan oleh hipofisis merangsang perkembangan folikel-folikel di dalam ovarium (indung telur). Pada umumnya hanya 1 folikel yang terangsang namun dapat perkembangan dapat menjadi lebih dari 1, dan folikel tersebut berkembang menjadi folikel de graaf yang membuat estrogen.

Estrogen ini menekan produksi FSH, sehingga hipofisis mengeluarkan hormon yang kedua yaitu LH. Produksi hormon LH maupun FSH berada di bawah pengaruh releasing hormones yang disalurkan hipotalamus ke hipofisis.

Penyaluran RH dipengaruhi oleh mekanisme umpan balik estrogen terhadap hipotalamus. Produksi hormon gonadotropin (FSH dan LH) yang baik akan menyebabkan pematangan dari folikel de graaf yang mengandung estrogen.

Estrogen mempengaruhi pertumbuhan dari endometrium. Di bawah pengaruh LH, folikel de graaf menjadi matang sampai terjadi ovulasi. Setelah ovulasi terjadi, dibentuklah korpus rubrum yang akan menjadi korpus luteum, di bawah pengaruh hormon LH dan LTH (luteotrophic hormones, suatu hormon gonadotropik).

Korpus luteum menghasilkan progesteron yang dapat mempengaruhi pertumbuhan kelenjar endometrium. Bila tidak ada pembuahan maka korpus luteum berdegenerasi dan mengakibatkan penurunan kadar estrogen dan progesteron. Penurunan kadar hormon ini menyebabkan degenerasi, perdarahan, dan pelepasan dari endometrium. Proses ini disebut haid atau menstruasi. Apabila terdapat pembuahan dalam masa ovulasi, maka korpus luteum tersebut dipertahankan.

Pada tiap siklus dikenal 3 masa utama yaitu:
1. Masa menstruasi yang berlangsung selama 2-8 hari. Pada saat itu endometrium (selaput rahim) dilepaskan sehingga timbul perdarahan dan hormon-hormon ovarium berada dalam kadar paling rendah
2. Masa proliferasi dari berhenti darah menstruasi sampai hari ke-14. Setelah menstruasi berakhir, dimulailah fase proliferasi dimana terjadi pertumbuhan dari desidua fungsionalis untuk mempersiapkan rahim untuk perlekatan janin. Pada fase ini endometrium tumbuh kembali. Antara hari ke-12 sampai 14 dapat terjadi pelepasan sel telur dari indung telur (disebut ovulasi)
3. Masa sekresi. Masa sekresi adalah masa sesudah terjadinya ovulasi. Hormon progesteron dikeluarkan dan mempengaruhi pertumbuhan endometrium untuk membuat kondisi rahim siap untuk implantasi (perlekatan janin ke rahim)
Siklus ovarium :
1. Fase folikular. Pada fase ini hormon reproduksi bekerja mematangkan sel telur yang berasal dari 1 folikel kemudian matang pada pertengahan siklus dan siap untuk proses ovulasi (pengeluaran sel telur dari indung telur). Waktu rata-rata fase folikular pada manusia berkisar 10-14 hari, dan variabilitasnya mempengaruhi panjang siklus menstruasi keseluruhan
2. Fase luteal. Fase luteal adalah fase dari ovulasi hingga menstruasi dengan jangka waktu rata-rata 14 hari
Siklus hormonal dan hubungannya dengan siklus ovarium serta uterus di dalam siklus menstruasi normal:
1. Setiap permulaan siklus menstruasi, kadar hormon gonadotropin (FSH, LH) berada pada level yang rendah dan sudah menurun sejak akhir dari fase luteal siklus sebelumnya
2. Hormon FSH dari hipotalamus perlahan mengalami peningkatan setelah akhir dari korpus luteum dan pertumbuhan folikel dimulai pada fase folikular. Hal ini merupakan pemicu untuk pertumbuhan lapisan endometrium
3. Peningkatan level estrogen menyebabkan feedback negatif pada pengeluaran FSH hipofisis. Hormon LH kemudian menurun sebagai akibat dari peningkatan level estradiol, tetapi pada akhir dari fase folikular level hormon LH meningkat drastis (respon bifasik)
4. Pada akhir fase folikular, hormon FSH merangsang reseptor (penerima) hormon LH yang terdapat pada sel granulosa, dan dengan rangsangan dari hormon LH, keluarlah hormon progesteron
5. Setelah perangsangan oleh hormon estrogen, hipofisis LH terpicu yang menyebabkan terjadinya ovulasi yang muncul 24-36 jam kemudian. Ovulasi adalah penanda fase transisi dari fase proliferasi ke sekresi, dari folikular ke luteal
6. Kedar estrogen menurun pada awal fase luteal dari sesaat sebelum ovulasi sampai fase pertengahan, dan kemudian meningkat kembali karena sekresi dari korpus luteum
7. Progesteron meningkat setelah ovulasi dan dapat merupakan penanda bahwa sudah terjadi ovulasi
8. Kedua hormon estrogen dan progesteron meningkat selama masa hidup korpus luteum dan kemuadian menurun untuk mempersiapkan siklus berikutnya.

Posted in Kesehatan Wanita0 Comments

Sederet Makanan Berpotensi Menyimpan Racun

Makanan merupakan sumber energi dengan kandungan nutrisi yang penting bagi tubuh. Namun, di balik manfaatnya, sejumlah makanan berpotensi menyimpan racun yang bisa membahayakan tubuh.

Berikut ada beberapa sederet makanan yang rentan membuat tubuh keracunan jika dikonsumsi tanpa memerhatikan kondisi dan pengolahan yang baik:

Tuna
Jenis ikan ini rentan terkontaminasi scombrotoxin, yang dapat menyebabkan kram dan sakit kepala. Pastikan menyimpan tuna di tempat dingin, kalau perlu di atas permukaan es. Tempat penyimpanan yang terlalu panas akan merangsang pelepasan racun yang sulit hilang lewat proses pemasakan. Hindari menyantap ikan tuna setengah matang tanpa tahu kondisi penyimpanannya sebelum diolah.

Telur
Seperti makanan lain, telur juga dapat terkontaminasi bakteri berbahaya, seperti Salmonella. Karenanya, biasakan selalu membeli telur dari toko yang bersih dan kredibel. Setelah mencuci permukaannya dengan air bersih, segera simpan di lemari es. Masak telur sampai matang sebelum mengonsumsinya. Bagi yang terbiasa menyantap telur mentah atau setengah matang, sebaiknya waspada karena telur mentah yang terinfeksi bakteri bisa memicu gejala keracunan berat.

Kentang
Kentang mengandung racun alami, yaitu solanin dan chaconine. Racun itu umumnya terkandung dalam kentang yang berwarna hijau, bertunas, dan secara fisik telah rusak atau membusuk. Terkonsentrasi di daerah yang berwarna hijau, kulit, atau daerah di bawah kulit. Karenanya, hindari mengolah daging kentang yang masih muda atau berwarna kehijauan. Hindari pula memasukkan tunas-tunas kentang yang menempel ke dalam olahan makanan.

Tiram
Tiram dan jenis kerang lainnya dikenal sebagai makanan yang paling berpotensi menyimpan racun dari lokasi berkembang biak. Jika ditangkap dari perairan yang tercemar, kerang-kerang itu kemungkinan besar juga telah terkontaminasi racun. Dan ketika masuk ke tubuh, bisa memunculkan reaksi seperti muntah, demam, dan diare. Berhati-hatilah saat membeli tiram atau kerang.

Buah beri
Rentan tercemar bakteri Cyclospora, yang bisa memicu kram, dehidrasi dan diare. Itulah mengapa ada beberapa orang yang alergi terhadap jenis buah seperti stroberi, raspberry, dan blackberry.

Keju
Paling rentan terkontaminasi bakteri, seperti Salmonellaor Listeria. Dalam kasus langka ekstrim bisa menyebabkan wanita hamil yang mengonsumsinya keguguran. Itulah mengapa wanita hamil disarankan menghindari konsumsi keju kiloan di pasar. Dan bagi penggila keju, biasakan membeli produk bermerek di supermarket yang tersegel dengan baik dan mencantumkan tanggal kedaluarsa.

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Kedokteran, Info Keperawatan, Info Sehat, Kesehatan Umum, Makanan Sehat1 Comment

Jenis Makanan Sehat yang Banyak Mengandung Lemak Kolestrol

Ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak. Contohnya, makanan yang banyak mengandung lemak dan kolesterol tentunya tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan.

Berikut ada beberapa jenis makanan sehat yang tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan atau overdosis:

Belimbing
Keracunan buah belimbing pertama kali dijelaskan pada tahun 1980 di Malaysia. Belimbing ditemukan memiliki efek depresi pada sistem saraf pusat. Buah yang berbentuk unik menimbulkan risiko yang sangat kecil untuk orang sehat bila dimakan dalam jumlah normal. Namun, gagal ginjal akut telah dilaporkan pada orang dengan riwayat penyakit ginjal. Dalam laporan kasus tahun 2006 yang telah diterbitkan dalam Journal of Nephrology, pasien dengan penyakit ginjal kronis mengembangkan reaksi buruk setelah makan belimbing. Belimbing dapat menyebabkan kemerosotan cepat dalam fungsi ginjal dan kerusakan ginjal permanen. Gejala umum untuk keracunan belimbing termasuk cegukan (gejala yang paling umum, terutama pada keracunan ringan), muntah, lemah, insomnia, penurunan kesadaran, kejang dan hipotensi.

Kombucha tea
Kombucha tea adalah teh hitam manis yang difermentasi. Teh ini dapat dibeli di toko makanan kesehatan atau dibuat di rumah dengan bantuan jamur, minuman ini dikenal memiliki meningkatkan kekebalan. Tetapi hanya ada bukti ilmiah yang sangat sedikit yang tersedia dalam literatur saat ini. Meskipun minuman ini kebanyakan ringan, anmun biasanya rasanya sangat asam, dan mengandung alkohol dari proses fermentasi.

Air
Keracunan air terjadi ketika seseorang minum sehingga air mencairkan konsentrasi sodium dalam darah, sehingga menciptakan ketidakseimbangan elektrolit. Keracunan air, yang dikenal sebagai hiponatremia.

Kopi
Meskipun beberapa orang mengatakan bahwa akan berhenti berfungsi dengan baik tanpa secangkir kopi, namun sebaiknya jangan terlalu banyak mengonsumsi kopi. Sebaiknya tidak mengonsumsi kopi lebih dari 500-600 mg kafein sehari. Efek samping yang nyata dapat terjadi jika mengonsumsi lebih dari 600-900 mg kafein sehari. Efek samping tersebut dapat meliputi, insomnia, gelisah, mual, denyut jantung tidak teratur, tremor, kecemasan dan sakit kepala. Bahkan, terlalu banyak kafein bisa berakibat fatal.

Wortel
Wortel kaya akan vitamin, mineral dan serat yang baik untuk kesehatan. Tetapi makan terlalu banyak wortel dapat membawa terlalu banyak beta karoten. Beta karoten merupakan molekul yang bertanggung jawab untuk warna cerah oranye wortel dan prekursor vitamin A. Hal ini dapat menyebabkan darah kelebihan karoten yang bisa menghitamkan kulit. Dikenal sebagai carotenemia, kondisi tersebut terjadi karena karoten adalah molekul yang larut dalam lemak. Jumlah yang berlebihan cenderung menumpuk di lapisan terluar kulit, sehingga kulit kuning atau oranye, terutama di telapak tangan, telapak kaki, lutut dan daerah hidung. Namun, kondisi carotenemia sebagian besar tidak berbahaya dan sering reversibel.

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Keperawatan, Info Sehat, Kesehatan Umum, Makanan Sehat1 Comment

Faktor yang Dapat Menurunkan Nafsu Makan

Makanan dapat meningkatkan suasana hati dan memberikan energi untuk beraktivitas. Namun dalam beberapa kondisi, nafsu makan seseorang bisa berkurang yang membuatnya malam makan. Bagi orang yang terlalu kurus, nafsu makan sangat penting untuk dapat menaikkan berat badan.

Berikut ada beberapa faktor yang dapat menurunkan nafsu makan:

Kanker dan AIDS
Ini adalah kondisi medis parah yang dapat menyebabkan nafsu makan berkurang dan penurunan berat badan yang signifikan. Bahkan obat yang diresepkan untuk penyakit bekerja untuk membatasi nafsu makan.

Stres
Stres sering berhubungan dengan makan berlebih, tetapi fakta membuktikan bahwa banyak orang tidak nafsu makan karena sedang mengalami stres. Stres menurunkan keinginan dan minat orang terhadap makanan. Gangguan mood dan depresi juga terkait dengan nafsu makan rendah.

Usia
Seiiring bertambahnya usia, indera perasa dan bau akan berubah menjadi kurang peka dan hal ini akan membuat orang dengan mudah kehilangan minat dalam makanan.

Gangguan pencernaan
Masalah lambung seperti sembelit, diare, gas perut berlebihan, masalah hati, penyakit Crohn, semua dapat menurunkan nafsu makan seseorang.

Demam
Lidah kehilangan rasa bila kondisi tubuh sedang demam dan karena itulah seseorang akan kehilangan minatnya dalam makanan.

Obat-obatan
Obat-obat tertentu seperti digoksin, fluoxetine, hydralazine dan quinidine dapat menekan nafsu makan pada seseorang.

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Kedokteran, Info Keperawatan, Info Sehat, Kesehatan Lanjut Usia, Kesehatan Umum, Makanan Sehat0 Comments

Keuntungan Berolahraga di Malam Hari

Sulit bangun pagi atau tak sempat berolahraga di pagi hari? Luangkan saja waktu untuk berolaharaga pada sore atau malam, sepulang kerja. Beberapa penelitian menunjukkan kalau olahraga pada pagi hari lebih efektif membakar kalori dibandingkan sore atau malam hari. Tapi, ada empat keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika menutup hari dengan berolahraga.

Berikut beberapa manfaat olahrag di malam hari:

Tidur lebih lelap
Jika Anda termasuk orang yang justru lebih berenergi pada malam hari, lakukan saja senam di rumah atau latihan kardio dengan treadmill. Begitu juga saat sulit tidur. Olahraga akan membuat Anda tidur lebih mudah dan saat bangun pagi dengan segar.

Mengurangi level stres setelah bekerja
Tumpukan pekerjaan dan deadline selalu menimbulkan stres. Olahraga adalah cara paling tepat untuk menurunkan level stres. Jadi, setelah penat bekerja, kembalikan fokus pikiran energi Anda dengan berolahraga.

Lebih konsisten
Telah mencoba olahraga pagi hari tapi tak bisa konsisten? Cobalah untuk mengganti waktu olahraga. Dengan waktu olahraga yang pas dan membuat Anda nyaman, latihan pun cenderung dilakukan dengan lebih konsisten.

Pilihan sehat dan hemat
Mengikuti kelas aerobik atau dansa sepulang kerja, merupakan pilihan tepat dan sehat. Ini membuat Anda teralihkan dari aktivitas yang justru tidak sehat. Seperti, minum-minum, makan malam di luar, atau berjam-jam menonton televisi sepulang kerja.

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Kedokteran, Info Keperawatan, Info Sehat, Kesehatan dan Kebugaran, Kesehatan Tulang, Kesehatan Umum, Kesehatan Wanita0 Comments

Makanan yang Baik dan Tidak Baik Bagi Pencernaan

Adakalanya perut tidak selalu bereaksi dengan baik untuk semua jenis makanan yang dikonsumsi. Untuk menghindari perut merasa tidak nyaman setelah menyantap makanan tertentu, maka perlu untuk mengetahui makanan apa saja yang baik dan makanan yang tidak baik untuk pencernaan.

Berikut beberapa makanan terbaik dan makanan terburuk untuk pencernaan:

Cabai
Masakan pedas dapat mengiritasi kerongkongan dan menyebabkan rasa sakit mulas pada perut. Mengonsumsi makanan yang mengandung cabai dapat menjadi masalah khusus bagi orang-orang dengan sindrom iritasi usus besar atau bagi yang sudah menderita sakit maag kronis.

Gorengan dan makanan tinggi lemak
Makanan tinggi lemak dan gorengan dapat mengakibatkan refluks asam dan heartburn. Makanan tinggi lemak juga dapat menyebabkan tinja berwarna pucat, kondisi ini disebut dengan steatorrhea. Steatorrhea merupakan kondisi dimana terjadi kelebihan lemak dalam tinja. Banyak orang dengan sindrom iritasi usus harus menjauhi makanan tinggi lemak, termasuk mentega dan krim karena makanan tersebut dapat menyebabkan masalah pencernaan.

Alkohol
Alkohol dapat melemaskan tubuh dan dapat juga melemaskan sfingter esofagus. Alkohol dapat menyebabkan refluks asam atau mulas. Minum minuman beralkohol juga dapat memberikan sensasi terbakar pada lapisan perut, merusak enzim tertentu dan mencegah penyerapan nutrisi. Terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan diare dan kram.

Kopi, teh, dan minuman bersoda
Kopi, teh, dan minuman bersoda dapat bertindak sebagai diuretik, yang dapat menyebabkan diare dan kram. Minuman berkafein dapat menjadi masalah tertentu, terutama bagi orang dengan penyakit gastroesophageal reflux.

Strawberry
Berries memang baik untuk kesehatan. Tetapi biji-biji kecil dala buah ini dapat menjadi masalah bagi orang yang memiliki diverticulitis, atau kantong yang berkembang di usus yang dapat menjadi meradang atau terinfeksi.

Jagung
Jagung memang kaya serat dan baik untuk kesehatan. Tetapi jagung juga mengandung selulosa, jenis serat yang tidak dapat diurai dengan mudah karena tidak memiliki enzim yang diperlukan. Jagung mungkin dapat tidak tercerna, dan menyebabkan gas dan sakit perut.

Susu dan keju
Tubuh memang membutuhkan kalsium dalam diet sehari-hari, dan cara mudah untuk mendapatkannya adalah dari produk susu seperti susu dan keju. Tetapi, bagi orang yang tidak toleran dengan laktosa dapat menyebabkan diare, gas, dan perut kembung serta kram.

Berikut ada beberapa makanan terbaik untuk pencernaan, antara lain:

Daging tanpa lemak dan ikan
Jika akan makan daging, maka sebaiknya pilihlah ikan. Daging merah cenderung berlemak.

Jahe
Jahe merupakan jenis rempah-rempah yang telah digunakan selama ribuan tahun sebagai cara yang aman untuk meredakan mual, muntah, mabuk perjalanan, mual di pagi hari, gas, kehilangan nafsu makan, dan kolik. Tetapi juga tidak baik untuk mengonsumsi jahe berlebihan. Dosis tinggi dari jahe dapat menyebabkan mulas.

Biji-bijian
Biji-bijian, seperti roti gandum dan beras merah, merupakan sumber serat yang baik, yang dapat membantu pencernaan. Serat juga dapat membantu merasa kenyang dan kolesterol yang lebih rendah, tetapi dapat menyebabkan kembung, gas, dan masalah lain. Biji-bijian gandum tidak baik bagi orang dengan penyakit celiac atau intoleransi gluten.

Kimchi
Kimchi adalah makanan favorit di Korea biasanya dibuat dengan kubis, lobak, atau bawang merah, bersama dengan banyak rempah-rempah. Bahan utama biasanya kubis, yang mempromosikan pertumbuhan bakteri sehat dalam usus besar. Kubis adalah jenis serat yang tidak dicerna, sehingga dapat membantu menghilangkan limbah dan menjaga buang air besar lebih teratur.

Yogurt
Triliunan bakteri dapat berada dalam usus yang membantu mencerna makanan, dan yogurt mengandung beberapa jenis bakteri sehat. Yogurt mengandung bakteri bakteri baik, sehingga dapat digunakan untuk mengisi ulang flora normal dalam saluran pencernaan.

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Kedokteran, Info Keperawatan, Info Sehat1 Comment

Definisi Transfusi Darah

Transfusi darah adalah pemindahan darah dari satu orang (donor) ke dalam pembuluh darah orang lain (resipien). Hal ini biasanya dilakukan sebagai manuver penyelamatan nyawa (life-saving) untuk menggantikan darah yang hilang karena perdarahan hebat, saat operasi ketika terjadi kehilangan darah atau untuk meningkatkan jumlah darah pada pasien anemia. Darah terdiri dari sel-sel darah serta plasma darah. Sel darah terdiri dari sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) dan trombosit, sedangkan plasma darah mengandung air, protein, glukosa, mineral, fibrinogen dan faktor-faktor pembekuan yang terdiri dari faktor pembekuan I-XIII. Di dalam eritrosit terdapat molekul hemoglobin yang sangat penting. Hemoglobin berguna untuk “mengikat” oksigen di paru-paru dan “melepaskan” oksigen tersebut ke organ tubuh yang membutuhkannya. Dapat dikatakan, darah merupakan komponen penting dalam tubuh. Melalui darah, oksigen akan terangkut ke seluruh organ tubuh, terutama organ vital agar fungsinya dapat terus berjalan. Oleh karena itu prosedur transfusi darah merupakan suatu tindakan yang sangat penting untuk kelangsungan hidup seseorang. Continue Reading

Posted in Info Sehat0 Comments

Bahaya Tes Gula Darah Sendiri bagi Penderita Diabetes

Pasien diabetes bisa memeriksa kadar gula darahnya sendiri dengan menggunakan alat monitor gula darah bernama Self Monitoring of Blood Glucose (SMBG). Tapi SMBG ternyata tidak efektif digunakan untuk semua pasien diabetes, alat ini hanya cocok untuk pasien diabetes tipe 1 tapi tidak efektif untuk pasien diabetes tipe 2. Diabetes tipe 1 biasanya terjadi akibat faktor genetik yang membuat pankreas tidak bisa memproduksi hormon insulin. Sedangkan diabetes tipe 2 terjadi karena kemampaun pankreas memproduksi hormon insulin berkurang akibat perubahan gaya hidup. Alat SMBG gagal efektif pada penderita diabetes tipe 2 karena kemampuan mengontrol gula tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Kajian sistemik menunjukkan bahwa pasien dengan diabetes tipe 2 yang tidak tergantung insulin tidak menggunakan SMBG untuk mengatur pola makan dan gaya hidup. Sehingga SMBG tidak efektif untuk semua pasien diabetes. Tapi pada pasien diabetes tipe I yang menggunakan terapi insulin alat ini justru sangat membantu. Karena pasien bisa menggunakan kadar glukosa untuk menyesuaikan dosis insulin. Perangkat yang digunakan untuk memeriksa kadar gula darah adalah alat untuk menguji konsentrasi glukosa dalam darah (glikemia).

Tes glukosa darah dilakukan dengan cara menusuk kulit, biasanya di jari untuk mengambil darah. Kemudian mengusapkan darah ke tes strip. Enam bulan pertama SMBG adalah saat waktu tingkat HbA1c menurun sebesar 0,26 persen. Tapi data dari 2 percobaan yang melibatkan 493 peserta menunjukkan bahwa, pengaruh SMBG tidak lagi signifikan pada 12 bulan selanjutnya, dengan penurunan kadar HbA1c sebesar 0,1 persen terutama pada pasien diabetes tipe 2.

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Kedokteran, Info Keperawatan, Kesehatan Umum0 Comments

Cara untuk Mengoptimalkan Metabolisme Agar Lemak Tidak Menumpuk

Kegemukan dan obesitas dapat meningkatkan berbagai penyakit, seperti diabetes tipe 2, hipertensi, dan penyakit jantung. Hanya dengan perubahan sederhana dalam rutinitas harian, akan dapat menjalankan metabolisme dengan baik, sehingga lemak tidak menumpuk. Kira-kira bagaimana cara untuk mengoptimalkan metabolisme agar lemak tidak menumpuk?

Berikut beberapa cara untuk mengoptimalkan metabolisme agar lemak tidak menumpuk:

Banyak berdiri
Memperbanyak berdiri dalam aktivitas sehari-hari, seperti berdiri setiap kali membaca atau mengambil panggilan telepon di tempat kerja dapat mengoptimalkan metabolisme. Berdiri 1 1/2 kali lebih banyak membakar kalori daripada duduk.

Makan telur untuk sarapan
Sebuah studi di Nutrition Research menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi telur saat sarapan, memiliki total kalori sehari lebih sedikit.

Menimbang badan seminggu sekali
Menimbang badan seminggu sekali merupakan upaya mengontrol berat badan. Berdasarkan hasil penelitian yang dimuat dalam American College of Sports Medicine Health & Fitness Journal, para pelaku diet dapat sukses karena menimbang badan seminggu sekali.

Jangan makan di depan TV
Menurut studi yang dilakukan oleh peneliti dari University of Massachusetts, orang yang makan di depan TV kebanyakan mengambil 300 kalori lebih banyak.

Memperbanyak konsumsi protein dan mengurangi karbohidrat
“Mengkonsumsi 55 gram whey protein sehari selama 23 minggu dapat mengurangi 4 kg berat badan daripada jika mendapatkan kalori dari karbohidrat,” kata para ilmuwan USDA.

Mengonsumsi satu buah apel
Sebaiknya saat makan siang, mengonsumsi satu buah apel, tetapi bukan jus apel. Mengunyah pemicu rasa kenyang, sehingga mungkin akan mengkonsumsi kalori hampir 15 persen lebih sedikit. Hal tersebut berdasarkan catatan yang diambil dari journal Appetite.

Tambahkan buncis untuk sup
Aduk setengah cangkir buncis ke dalam panci sup, hal ini merupakan taktik untuk melawan timbunan lemak 6 gram lebih banyak.

Minum susu skim
“Dengan meminum 2 1/2 cangkir susu skim saat siang hari setara dengan jus rendah kalori dan dapat menurunkan konsumsi kalori sebesar 8,5 persen,” kata peneliti dari Australia.

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Kedokteran, Info Keperawatan, Info Sehat, Kesehatan dan Kebugaran, Kesehatan Umum, Kesehatan Wanita, Makanan Sehat0 Comments

Dua Cara yang Dapat Mempengaruhi Tingkat Metabolisme Tubuh

Kita semua tahu bahwa metabolisme kita bertanggung jawab untuk membakar lemak dan menjaga pencernaan dan tubuh kita berjalan pada kecepatan yang optimal. Kita tahu bahwa ada juga sangat sedikit yang bisa kita lakukan untuk mempengaruhi itu – banyak tingkat Anda ditentukan oleh jenis kelamin, usia, komposisi tubuh dan DNA. Apakah itu berarti kita tidak memiliki suara dalam bagaimana tubuh kita mengolah makanan kita, dan bahwa kita tidak bisa menyentuh tingkat metabolisme kita apa pun yang kita lakukan atau seberapa keras kita bekerja? Tidak sama sekali. Latihan pada kenyataannya telah terbukti menjadi cara optimal untuk meningkatkan itu, memungkinkan Anda untuk membakar kalori lebih banyak lama setelah Anda berhenti berolahraga. Selanjutnya, otot membakar lebih banyak kalori daripada lemak, sehingga mendapatkan dalam kondisi yang baik dapat membuat perbedaan nyata jangka panjang. Dalam artikel ini kita akan melihat pada dua cara yang berbeda Anda dapat mempengaruhi tingkat metabolisme Anda, dan dengan demikian mendapatkan berat badan Anda tetap terkendali. Continue Reading

Posted in Aerobik0 Comments

Page 1 of 3123
Bedak Pemutih