Alasan Pria Jarang ke Dokter


Pria kurang menyadari gangguan kesehatan dirinya dan lebih malas melakukan pemeriksaan ke dokter. Alasan di balik kecenderungan tersebut sebenarnya bukan karena pria jarang sakit, melainkan karena pria jarang ‘merasa’ sakit.  Sebagai pribadi yang maskulin, pria cenderung merasa cukup kuat untuk mengatasi sendiri masalah kesehatan. Anggapan ini kemudian memunculkan banyak alasan untuk tidak pergi ke dokter meski punya keluhan.

Beberapa alasan pria jarang ke dokter adalah sebagai berikut:
.
Merasa baik-baik saja
Sebuah survei menunjukkan, 36 persen pria hanya akan memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami sakit parah. Artinya jika tidak ada masalah yang dirasakan sangat mengganggu, sebagian pria malas menemui dokter untuk sekedar berjaga-jaga.

Tidak ada yang ‘mengomeli’.
Pria yang tidak punya pasangan atau tidak tinggal dengan ibunya biasanya lebih jarang pergi ke dokter. Kenyataannya, wanita lebih peduli masalah kesehatan sehingga 4 kali lebih sering mengunjungi dokter dibandingkan pria.

Merasa cukup tangguh menghadapi sakit.
Tidak seperti wanita yang cenderung terbuka terkait masalah kesehatan, pria yang banyak mengeluh cenderung merasa tidak maskulin. Ungkapan bahwa ‘Big boys don’t cry’ adalah alasan mengapa pria tidak pernah mengunjungi dokter untuk keluhan yang dirasakan ringan seperti lecet, memar atau luka bakar.

Tidak punya waktu.
Alasan paling umum mengapa pria jarang ke dokter adalah terlalu sibuk. Sebagian pria harus berangkat kerja pagi-pagi, kemudian pulang malam ketika sebagian besar klinik dan praktik dokter sudah tutup.

Tidak mau diomeli.
Saking pedulinya, seorang istri atau pacar bisa saja malah mengomeli pasangannya ketika ketahuan punya penyakit. Saran, masukan, nasehat, atau sekedar mengingatkan waktunya minum obat, rasanya tentu membosanan bagi sebagian pria. Oleh karena itu, beberapa pria memilih tidak pergi ke dokter dan membiarkan penyakit sembuh dengan sendirinya.

Artikel Menarik Lainnya:

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Sehat :: Kata Kunci: , , 0 Comments

Bedak Pemutih