Banyak orang yang sering mangalami kesulitan tidur, terutama orang-orang yang tinggal di lingkungan kota. Kurang tidur dan insomnia sering dialami masyarakat perkotaan. Hal ini biasanya dipicu oleh stres dan lingkungan. Padahal, tidur yang cukup sangat dibutuhkan untuk mengembalikan tenaga dan juga mempengaruhi sistem matabolisme tubuh. Banyak cara dilakukan untuk dapat mempromosikan tidur nyenyak, Salah satunya dengan makanan.
Ahli gizi mungkin tidak akan menyarankan makan makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi, seperti roti putih, pasta dan nasi putih karena dapat menyebabkan obesitas dan diabetes. Tapi menurut peneliti makanan dengan glisemik tinggi dapat mendorong orang untuk tidur nyenyak dan sehat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, orang yang mengonsumsi makanan glisemik tinggi sebelum tidur, rata-rata tidur sembilan menit lebih awal ketimbang orang yang mengonsumsi makanan glisemik rendah.
Peneliti menemukan bahwa indeks glisemik makanan tinggi dapat meningkatkan konsentrasi asam amino triptofan (prekursor serotonin) di otak. Diketahui bahwa serotonin adalah hormon yang menenangkan kecemasan dan mempromosikan tidur yang sehat. Dan pengujian menunjukkan bahwa tingkat triptofan akan meningkat tiga jam setelah makan makanan mengandung karbohidrat yang mudah dicerna.



