Empat Jenis Sumber Kolestrol


Agar kadar kolesterol di darah tidak melonjak, penderita hipertensi pasti akan menghindari kambing guling. Langkah ini bisa jadi percuma jika masih mengonsumsi sumber kolesterol lainnya yang sama bahayanya meski sering tidak disadari. Kadar kolesterol yang tinggi merupakan faktor risiko berbagai masalah jantung dan pembuluh darah. Risiko terburuknya, gumpalan-gumpalan lemak bisa menyumbat aliran darah sehingga bisa memicu kematian akibat serangan jantung atau stroke. Kolesterol umumnya berasal dari lemak hewani seperti daging kambing, meski tidak sedikit yang berasal dari lemak nabati seperti santan dan minyak kelapa.

Berikut ini adalah 4 jenis sumber kolesterol yang sering dikonsumsi sehari-hari:

Telur.
Banyak yang mengira kolesterol tinggi hanya diperoleh dari telur yang didadar dengan mentega. Padahal kolesterol ada di telur itu sendiri, sebab telur rebus sekalipun masih mengandung 225 mg kolesterol. Menggorengnya dengan mentega akan menambahkan sekitar 200 mg kolesterol.

Hati Sapi Goreng.

Meski kaya akan protein, kandungan kolesterol dan lemak jenuh dalam makanan ini termasuk yang paling tinggi. Karena setiap 85 gram hati sapi mengandung 410 mg kolesterol, maka porsi normal yang rata-rata 255 gram memberikan tambahan kolesterol sebanyak 1.230 mg sekali makan.

Daging Ayam.

Jika dimasak tanpa kulit, dada ayam yang termasuk white meat bisa dikatakan sehat karena tidak banyak mengandung kolesterol. Namun bagian lain yang termasuk dark meat seperti paha, ceker dan sayap memiliki kandungan kolesterol yang sama tingginya dengan daging sapi dan kambing.

Kue Bolu.
Tanpa tambahan apapun, 100 gram kue bolu mengandung sekitar 260 mg kolesterol. Jika disajikan bersama dengan krim atau sirup cokelat dan es krim, kue bolu akan menjadi gudang kolesterol dengan tambahan 400 mg lemak jahat.

Artikel Menarik Lainnya:

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Sehat, Makanan Sehat :: Kata Kunci: , , 0 Comments