Migrain adalah sakit kepala berdenyut dan seringkali terjadi hanya pada satu sisi kepala. Gejala migrain dapat bervariasi pada masing-masing orang dan juga dapat bervariasi dari satu serangan ke serangan berikutnya. Wanita yang mengalami migrain hampir 3 kali lipat dibandingkan dengan pria yang mengalami migrain. Aktivitas fisik dapat menyebabkan rasa sakit migrain lebih intensif. Pada pasien yang mengalami migrain, kita akan memperlakukan semua gejala migrain sebagai potensi.
Berikut ada beberapa tanda dan gejala yang dapat untuk mengidentifikasi migrain, antara lain:
Depresi, lekas marah, atau kegembiraan yang berlebihan
Perubahan mood dapat merupakan tanda migrain. “Beberapa pasien migrain akan merasa sangat tertekan atau tiba-tiba down tanpa alasan. Atau beberapa pasien juga dapat merasa sangat gembira. Peneliti Belanda baru-baru ini melaporkan kemungkinan depresi dan migrain yang berhubungan dengan genetik, terutama migrain pada seseorang yang memiliki aura,” kata Dr. Calhoun.
Hidung tersumbat atau mata berair
“Beberapa orang dengan migrain memiliki gejala sinus, seperti hidung tersumbat, atau mata berair,” kata Dr. Messina. Sebuah penelitian besar menemukan bahwa, di antara orang-orang yang mengeluhkan sakit kepala oleh karena gejala sinus, hampir 90 persennya memiliki migrain.
Aura
“Beberapa orang dengan aura tertentu dapat mengalami migrain. Aura yang paling umum adalah visual, seperti lampu berkedip, noda, atau garis. Ketika seseorang melihat garis bergerigi yang kecil, setelah itu mungkin akan akan berkembang menjadi beberapa lintasan, seperti bergerak menjadi melengkung. Aura biasanya berlangsung antara 5 menit hingga 1 jam, dengan fase lompatan sekitar 60 menit sebelum migrain terjadi.
Kurang tidur nyenyak
Bangun tidur dengan merasa sangat lelah atau memiliki kesulitan untuk dapat terlelap merupakan masalah yang sering terjadi pada orang yang mengalami migrain.
Nyeri berdenyut pada satu atau kedua sisi kepala
Nyeri berdenyut pada kepala adalah tanda klasik migrain. Nyeri berdenyut tersebut sering dirasakan pada satu sisi kepala. Dalam sebuah survei pada pasien migrain yang dilakukan oleh National Headache Foundation ditemukan bahwa, 50 persen pasien selalu mengalami sakit berdenyut pada satu sisi kepala. Sedangkan 34 mengatakan bahwa, mereka sering mengalami gejala tersebut.
Menginginkan sesuatu seperti sedang ngidam
Sebelum serangan migrain terjadi, beberapa orang kadang menginginkan makanan tertentu. Sebuah keinginan yang umum pada penderita migrain adalah cokelat.



