Hal yang Mempengaruhi Refluks Asam Lambung


Banyak faktor yang mempengaruhi risiko terjadinya refluks, yakni naiknya asam lambung dari perut menuju kerongkongan. Kondisi ini menyebabkan rasa nyeri seperti terbakar di sekitar dada, tenggorokan dan kerongkongan. Refluks terjadi ketika katup yang menghubungkan lambung dengan kerongkongan tidak menutup sempurna. Tidak diketahui pasti apa penyebabnya, namun beberapa hal yakni kebiasaan merokok, kehamilan dan obesitas merupakan faktor risiko yang bisa memicunya.

Beberapa hal yang bisa mempengaruhi refluks asam lambung adalah sebagai berikut.

Pakaian longgar mengurangi risiko refluks.

Tekanan di daerah perut merupakan salah satu pemicu terjadinya refluks. Oleh karena itu hindari penggunaan pakaian yang terlalu ketat jika sering mengalami refluks.

Olahraga meredakan gejala refluks.

Segala jenis olahraga terutama latihan kardiovaskular bisa dilakukan untuk mengurangi gejala refluks asam lambung. Olahraga juga membantu mengurangi berat badan, yang juga termasuk salah satu faktor risiko refluks.

Hernia hiatus bisa memicu refluks

Ketika sebagian isi perut menonjol melewati diafragma atau pembatas dengan rongga dada, kondisi ini disebut hernia hiatus. Jika bagian yang menonjol ukurannya mencapai 3-4 cm, maka asam lambung bisa terjebak dan lebih berisiko untuk mengalami refluks.

Posisi dan postur tubuh mempengaruhi refluks.

Berbaring bisa menyebabkan refluks makin parah dan berlangsung lebih lama, sehingga dianjurkan untuk tetap duduk atau berdiri. Untuk mencegah terjadinya refluks saat tidur atau berbaring, manfaatkan efek gravitasi dengan memposisikan kepala sedikit lebih tinggi.

Artikel Menarik Lainnya:

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Sehat :: Kata Kunci: , , 0 Comments

Bedak Pemutih