Menurut pakar rambut lebih dari 30 juta wanita bermasalah dengan rambut rontok. Kondisi ini membuat rambut menipis dan volumenya berkurang. Kerontokan rambut tak hanya terjadi akibat minimnya perawatan terhadap kulit kepala. Masalah ini juga bisa terjadi akibat penyakit yang tengah diderita. Itulah mengapa rambut rontok seringkali juga digunakan untuk mendeteksi jenis penyakit tertentu.
Berikut adalah beberapa penyebab rambut rontok sekaligus cara mengatasinya:
Gangguan makan.
Asupan makanan yang kurang bisa menyebabkan siklus pertumbuhan rambut prematur sehingga menghambat pertumbuhannya. Itulah mengapa mereka yang tengah menjalani program diet seringkali mengalami gangguan rambut kusam dan rontok.
Gangguan Tiroid.
Rambut rontok merupakan salah satu tanda terjadinya gangguan hormon tiroid. Terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon tiroid dalam tubuh mempengaruhi metabolisme dan siklus pertumbuhan rambut.
Anemia.
Gangguan kesehatan ini biasanya terjadi akibat kekurangan zat besi pada sel darah merah. Padahal, zat besi juga diperlukan untuk kesehatan folikel rambut. Untuk mengatasinya, cobalah meningkatkan asupan vitamin C.
Stres.
Hormon yang dilepas di dalam tubuh saat stres memengaruhi penyerapan vitamin B yang dibutuhkan untuk pigmentasi. Itulah mengapa tingkat stres tinggi membuat seseorang lebih cepat beruban. Stres emosional juga dapat menyebabkan alopecia, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel rambut.



