Vitamin C Tidak Baik Dikonsumsi Secara Berlebihan


Banyaknya virus yang menjadi sumber penyakit dalam tubuh kita. Apalagi cuaca yang tidak mendukung, semakin buruknya lingkungan dan polusi udara, bisa menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Konsumsi vitamin C sangat dianjurkan. Namun, kebutuhan vitamin C alami dari buah dan sayur untuk tubuh sering sulit didapatkan sekarang-sekarang ini. Banyak orang memilih mengonsumsi vitamin C dalam bentuk suplemen karena dinilai lebih praktis dan mudah didapat.  Pada 1928 vitamin C pertama kali dimurnikan oleh ahli biokimia Hungaria Albert Szent-Gyorgyi dari Cranbridge, Inggris. Dalam vitamin C generasi pertama, Albert merumuskan suatu komponen yang disebut asam heksurat, yang akhirnya menjadi asam askorbat. ernyata suplemen vitamin C juga ikut berkembang. Anda perlu tahu juga perkembangan vitamin C dari masa ke masa.

Kemudian berkembang menjadi vitamin C generasi kedua yang bermanfaat untuk menyembuhkan (skorbut) rasa haus, depresi, otot yang terasa sakit, meredakan lelah, gusi berdarah dan sesak napas. Analisis mengenai vitamin C terus berkembang, sampai akhirnya ditemukan Ester-C, jenis vitamin C generasi ketiga. Tak hanya baik untuk menjaga daya tahan tubuh, suplemen vitamin C yang berasal dari Purway C juga bisa mempercantik tampilan kulit, meredakan peradangan baik karena senyawa asing maupun reaksi selular, mempercepat penyembuhan dan mengembalikan kesegaran tubuh. Purway C merupakan jenis suplemen vitamin C mengandung metabolic lipid diperoleh dari gabungan buah kaya vitamin C seperti jeruk, stroberi, kiwi serta sayuran pilihan.

Meski bermanfaat untuk tubuh, ternyata mengonsumsi suplemen vitamin C juga bisa menimbulkan efek samping. Menurut angka kecukupan gizi, maksimal konsumsi vitamin C yang dianjurkan adalah 500 mg perhari. Jika dikonsumsi berlebih efeknya bisa mempercepat timbulnya oksalat pembentuk batu ginjal. Akan tetapi, meski penggunaan suplemen vitamin C diperbolehkan, tetap saja sumber vitamin C yang diperoleh dari bahan alami seperti buah dan sayuran segar, tetap dianjurkan.

Artikel Menarik Lainnya:

Posted in Berita Kesehatan, Info Sehat, Makanan Sehat :: Kata Kunci: , , 0 Comments