Alergi musiman, kadang-kadang disebut sebagai demam jerami, adalah reaksi alergi terhadap serbuk sari dari pohon, rumput, dan rumput yang biasanya bertahan selama musim gugur dan musim semi. Pollen adalah zat tepung yang baik terdiri dari biji-bijian mikroskopis yang dilepaskan dari tanaman oleh angin dan serangga. Alergi musim semi sering hasil dari serbuk sari dari pohon seperti: ek, elm, birch, abu, hickory, maple, walnut, kurma, dan cemara.
Gejala alergi musiman termasuk pilek, hidung tersumbat, mata berair, mata kering / gatal, dan bersin. Gejala-gejala ini dipicu ketika serbuk sari masuk ke mata, paru-paru, dan hidung. Meskipun tidak ada obat untuk alergi musiman, beberapa obat tanpa resep dan resep yang ada (dalam bentuk pil, semprotan, dan tetes) yang membantu memberikan bantuan dari banyak gejala alergi musiman. Continue Reading
Posted in Alergi :: Kata Kunci: Alergi musiman, demam jerami, Gejala alergi musiman, keturunan alergi, penderita alergi musiman, reaksi alergi, mengapa bersin sering terjadi pada pagi, alergi mata pada anak, bolehkah sering mandi hangat saat hamil?, hidung tersumbat pagi hari, manifestasi abses perimandibular, obat untuk orang yang bersin di pagi hari, sering bersin di pagi hari
Definisi
Rhinitis alergi adalah penyakit peradangan yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien-pasien yang memiliki atopi, yang sebelumnya sudah tersensitisasi atau terpapar dengan allergen (zat/materi yang menyebabkan timbulnya alergi) yang sama serta meliputi mekanisme pelepasan mediator kimia ketika terjadi paparan ulangan dengan allergen yang serupa (Von Pirquet, 1986). Rhinitis alergi adalah kelainan pada hidung dengan gejala-gejala bersin-bersin, keluarnya cairan dari hidung, rasa gatal dan tersumbat setelah mukosa hidung terpapar dengan allergen yang mekanisme ini diperantarai oleh IgE (WHO ARIA tahun 2001). Continue Reading
Posted in THT :: Kata Kunci: mekanisme normal, mekanisme pelepasan mediator kimia, mukosa hidung, reaksi alergi, Rhinitis alergi, serangan bersin, mekanisme alergi, konkotomi, patofisipologi penyakit rinitis tht, definisi hidung, patofisiologi rinitis, pengertian rinitis, patofisiologi proses berkedip, Patofisiologi difteria, mekanisme bersin, alergi pada penis, mediator kimia itu apa?, makalah mekanisme alergi, kontak langsung dan tidak langsung, hidung menentukan kata mekanismenya, gambar leaflet epiglotitis, contoh makalah patogenesis dan patofisiologi sistem pernafasan, referat patofisiologi inkontinensia urin
Bersin-bersin di pagi hari sering dialami beberapa orang. Hal ini biasanya terjadi saat baru bangun tidur atau baru selesai mandi. Apa pemicu orang selalu bersin di pagi hari? Bersin di pagi hari bisa jadi merupakan kejadian yang biasa dialami oleh penderita alergi dan terjadi selama beberapa menit setelah ia bangun tidur. Kondisi ini kadang disertai dengan hidung yang memerah serta mata berair. Namun jarang sekali ditemukan bersin ini berlanjut hingga siang hari atau sepanjang hari.
Ada berbagai hal atau kondisi yang bisa memicu seseorang bersin-bersin di pagi hari, yaitu:
1. Reaksi alergi terhadap suatu alergen, bersin-bersin yang timbul bisa akibat debu yang ada di kamar, di dalam rumah, rumput dan serbuk sari, bulu binatang atau udara kotor yang terhirup saat bangun tidur.
2. Sebagai bentuk reaksi fisiologis yang umum, hal ini karena selama tidur suhu tubuh seseorang secara alami akan menurun.
3. Silia (rambut-rambut kecil yang ada di lubang hidung) memperlambat gerakannya untuk mengeluarkan debu yang terperangkap di hidung. Setelah terbangun, tubuh mencoba untuk mengusir semua debu yang terkumpul di hidung sehingga memicu respons bersin.
4. Tubuh sensitif terhadap udara dingin di pagi hari, terutama di musim hujan atau saat seseorang baru selesai mandi.
Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Sehat :: Kata Kunci: Kondisi yang Bisa Memicu, Seseorang Bersin-bersin di Pagi Hari, bersin-bersin di pagi hari, hidung bersin bangun pagi