lansia sehat


Otak Awet Muda Akibat Sering Membaca dan Menulis


Membaca buku dan bermain teka-teki telah diketahui menurunkan kemungkinan terserang penyakit Alzheimer. Sebuah penelitian baru-baru ini mungkin menjelaskan mengapa hal itu bisa terjadi. Ternyata kegiatan tersebut mengurangi akumulasi protein berbahaya di otak. Dalam penelitian tersebut, lansia yang mengaku melakukan kegiatan yang merangsang mental sepanjang hidupnya memiliki sedikit simpanan beta-amyloid, yakni protein yang khas dimiliki penderita Alzheimer. Temuan itu terlepas dari jenis kelamin peserta atau lama pendidikannya. Temuan menunjukkan bahwa terapi kognitif yang merangsang otak dapat memperlambat perkembangan penyakit ini, jika diterapkan sebelum gejala muncul.

Para peneliti telah memahami bahwa Alzheimer adalah penyakit kompleks yang memiliki lebih dari satu penyebab. Para peneliti meminta 65 orang dewasa yang sehat mental berusia 60 ke atas untuk menilai seberapa sering mereka melakukan kegiatan yang mengasah kemampuan mental seperti pergi ke perpustakaan, membaca buku atau koran dan menulis surat atau email. Para peneliti menemukan hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas mental yang tinggi selama seumur hidup dengan kadar PET yang lebih rendah. Lansia dengan jumlah aktivitas mental tertinggi seumur hidupnya juga memiliki tingkat amiloid yang sebanding dengan orang muda.

Orang dewasa yang melaporkan tingkat aktivitas mental terendah memiliki tingkat amiloid sebanding dengan pasien penyakit Alzheimer. Data kami menunjukkan bahwa orang yang seumur hidupnya terlibat dalam aktivitas mental memiliki efek lebih besar daripada orang yang hanya aktif mentalnya di usia yang tua. Para peneliti mengatakan tidak ada ruginya untuk melatih otak di kemudian hari. Para peneliti mencatat bahwa penumpukan amiloid juga dapat dipengaruhi oleh gen dan penuaan. Satu sepertiga peserta penelitian yang berusia 60 tahun ke atas memiliki beberapa penyimpanan amiloid dalam otaknya, tapi beberapa di antaranya masih banyak yang dapat membaca dan menulis dengan baik.

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Sehat, Kesehatan Lanjut Usia, Kesehatan Otak, Kesehatan Umum, Lansia :: Kata Kunci: , , penyimpangan KDM penyakit susah tidur, powerpoint kliping lansia, proposal terapi aktivitas lansia rematik 0 Comments

Nutrisi yang Berguna Meningkatkan Suasana Hati


Banyak hal yang terkait dengan makanan, seperti halnya suasana hati juga banyak terkait dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Maka ketika suasana hati sedang negatif, mungkin perlu untuk meninjau ulang makanan dan minuman yang telah dikonsumsi.

Ada beberapa nutrisi yang dapat berguna untuk meningkatkan suasana hati:

Yodium
Yodium sangat penting untuk tiroid sehat. Tiroid merupakan kelenjar yang mengatur metabolisme. Tiroid yang kurang aktif dikaitkan dengan energi yang rendah, memori yang rendah, depresi, ADHD, migrain, berat badan, infertilitas, penyakit payudara (termasuk kanker), infeksi, dan penyakit jantung.

Vitamin B12
Vitamin B12 akan banyak ditemukan dalam konsentrasi tinggi pada sapi, kambing, dan hewan ruminansia lain dan dalam makanan laut seperti ikan dan kerang. Vitamin B12 mengatur ekspresi gen, yang berarti mencegah hal-hal seperti kanker dapat terjadi. Kebanyakan makanan olahan yang diperkaya dengan asam folat, dapat menyebabkan perilaku obsesif kompulsif, sulit tidur, dan kesemutan di lengan dan kaki. Sekitar 200-1.100 picograms per mililiter adalah jumlah normal dari B12.

Kolesterol
Makan kolesterol dalam diet sehari-hari memiliki dampak yang sangat kecil pada kadar kolesterol darah. Menghindari makanan kolesterol tinggi, seperti telur dan ikan salmon, berarti kehilangan beberapa sumber terkaya nutrisi otak yang penting. Dengan begitu banyak penekanan pada tindakan penurunan kolesterol, mungkin akan terkejut mendengar bahwa kadar tinggi kolesterol telah dikaitkan dengan memori yang lebih baik dan suasana hati pada orang paruh baya dan lansia yang sehat.

Magnesium
Magnesium adalah mineral yang baik untuk saraf, dan otot. Bahkan magnesium telah digunakan untuk mengobati depresi klinis. Magnesium melindungi otak dari produk limbah amonia, merilekskan pembuluh darah, dan melindungi terhadap penyakit jantung dan diabetes. Peningkatan kadar magnesium dalam otak meningkatkan memori dan kecerdasan, sementara kekurangan dapat menyebabkan depresi, kecemasan, ADHD, insomnia, dan kelelahan.

Folat
Cairan serebrospinal yang menggenangi otak memiliki 4 kali lebih banyk folat daripada darah. Konsentrasi yang lebih tinggi folat dalam darah terkait dengan penurunan susana hati negatif, dan depresi klinis. Asam folat telah digunakan selama puluhan tahun untuk mengobati depresi klinis. Folat juga meningkatkan suasana hati dengan meningkatkan produksi rantai panjang omega 3, DHA dan EPA, membantu menciptakan senyawa seperti defensin 1 yang melindungi otak dari peradangan. Sumber terbaik folat antara lain, bayam, kangkung, kacang hitam, kacang polong, dan lentil.

Vitamin A
Daerah otak yang bertanggung jawab untuk melahirkan sel-sel otak baru, yaitu hippocampus sarat dengan reseptor untuk vitamin A. nutrisi ini memainkan peran yang kuat dalam ekspresi DNA dalam neuron. Daerah otak yang bertanggung jawab untuk melahirkan sel-sel otak baru, yaitu hippocampus sarat dengan reseptor untuk vitamin A. nutrisi ini memainkan peran yang kuat dalam ekspresi DNA dalam neuron.

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Sehat, Kesehatan Umum, Kesehatan Wanita, Makanan Sehat, Tips Berobat :: Kata Kunci: , , sap diet kolesterol, cara pengobatan terbaru penyakit jantung (DOC), metabolisme dan infeksi pdf, minuman sehat untuk lansia, pdf makanan sehat lansia, pengertian makanan sehat bagi lansia, penyimpangan kdm insomnia/susah tidur, proposal karya tulis tentang hubungan status gizi lansia yang mengkonsumsi garam beryodium, SAP infertilitas, sap tenatang samua penyakit, satuan acara diet sehat pada pasien gagal jantung, makalah makanan sehat lansia, makalah gerontik dengan kanker paru, contoh menu diet penyakit paru paru, contoh menu sehari diet penyakit paru pru, diet nutrisi dan makanan untuk penyakit kardiovaskular, diet penyakit jantung tiroid, diit penyakit jantung tiroid, kesemutan hulu hati, kolesterol pada lansia com, kondisi masa lansia, leaflet infertilitas, makalah gangguan ingatan pada lansia, satuan acara pola hidup sehat pada pasien gagal jantung 0 Comments

Mengapa Lansia Mengalami Gangguan Pendengaran?


Proses penuaan seringkali ditandai dengan menurunnya fungsi berbagai organ tubuh, salah satunya adalah fungsi pendengaran. Sekitar 30-35% orang berusia antara 65-75 tahun akan mengalami gangguan pendengaran secara perlahan lahan akibat proses penuaan yang dikenal dengan istilah presbicusis. Akibat adanya gangguan pendengaran ini, seringkali orang-orang disekitarnya akan berbicara dengan suara yang lebih lantang dan keras dengan para lansia. Namun demikian bukan berarti semakin keras suara yang diucapkan akan terdengar lebih baik bagi mereka karena ternyata suara yang terlalu keraspun akan terdengar menyakitkan di telinga mereka. Continue Reading

Posted in Lansia :: Kata Kunci: , , , , , gambar gangguan pendengaran pada lansia, makalah penuaan dan gangguan penuaan, artikel tentamg gangguan pendengaran pada lansia, contoh kasus pada kehilangan pendengaran presbiakusis, gambar artikel pada lansia, gambar tentang gangguan pada lansia, latar belakang lansia, makalah gangguan telinga pada lansia 0 Comments

Lansia Aman Untuk Berpuasa Jika Kesehatan Stabil


Orang berusia lanjut yang memiliki penyakit (geriatri) banyak yang kondisi tubuhnya tidak fit sehingga bisa menghalangi puasa. Tapi ada beberapa trik yang bisa dilakukan agar aman berpuasa. Pengertian geriatri ini sendiri adalah pasien usia lanjut yang berusia diatas 60 tahun dan memiliki masalah penyakit. Dan terkadang gejala penyakit yang muncul tidak khas. “Usia lanjut aman untuk berpuasa jika kondisi kesehatannya stabil, penyakit terkontrol,tidak ada infeksi akut dan dapat minum rutin sejak buka hingga sahur tanpa menunggu rasa haus,” ujar Dr. Nina kemala sari. SpPD.

Dr Nina menuturkan pada orang usia lanjut biasanya terjadi perubahan yaitu persepsi rasa haus menurun, gangguan aktivitas sehari-hari, pengosongan lambung melambat, menurun kemampuan imunitas, mudah letih, lemah dan kebingungan, rasa terisolasi dan gigi geligi (banyak yang ompong). “Selama tidak ada batasan minum, sebaiknya usia lanjut minum 8-10 gelas sehari tanpa menunggu rasa haus,” ungkapnya.

Dr nina menambahkan bagi geriatri yang ingin berpuasa, ada beberapa hal yang bisa dlakukan, yaitu:

Pola makan:

1. Saat sahur sebaiknya konsumsi 40 persen dari kalori total harian.
2. Saat berbuka sebaiknya mengonsumsi 50 persen kalo total harian yang diawali dengan makanan ringan dan makan berat setelah salat magrib. Saat buka bisa mengkonsumsi kurma atau pisang.
3. Setelah tarawih bisa mengonsumsi 10 persen dari total kalori harian.

Pola pikir:

1. Lakukan latihan berpikir positif.
2. Latihan kesabaran.
3. Latihan menahan hawa nafsu.
4. Mempelajari makna puasa secara mendalam.

Pola aktivitas:

1. Latihan lingkup gerak sendi.
2. Olahraga secara teratur.
3. Sikap tegak tinggi, karena aliran darah menjadi lebih baik.
4. Berjemur matahari pagi.
5. Istirahat yang cukup.

Hal ini menunjukkan bahwa orang usia lanjut tetap bisa berpuasa dengan aman dan jika memiliki penyakit yang kronik tak ada salahnya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui kondisi kesehatannya.

Yang harus dihindari:
1. Hindari terlalu banyak mengkonsumsi es, karena dapat menahan rasa kenyang.
2. Batasi makanan yang digoreng dan tinggi lemak.
3. Saat sahur batasi mengkonsumsi teh atau kopi dan dianjurkan makan makanan yang lambat dicerna dan tinggi serat.
4. Waspadai terjadinya kekurangan cairan.

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Kedokteran, Kesehatan Lanjut Usia :: Kata Kunci: , , pengertian geriatri 0 Comments

Tulang Kuat dan Padat Dengan Cara Melompat


Banyak cara agar tulang kuat dan padat, upaya yang bisa dilakukan dan salah satu cara termudah untuk mendapatkannya adalah dengan cara melompat. Untuk mendapatkan dan meningkatkan kekuatan tulang bisa dengan cara melompat secara berulang-ulang yang dilakukan dalam rutinitas mingguan. Melompat secara teratur sebagai bagian dari olahraga bisa meningkatkan densitas (massa) tulang terutama pada orang dewasa. Sebuah studi yang dilakukan di Jepang melaporkan massa tulang meningkat setelah melompat sebanyak 40 kali per minggu.

Perempuan dengan massa tulang memadai dan melompat sebanyak 50 kali sehari mendapatkan peningkatan massa tulang yang signifikan selama periode lima tahun. Selain itu juga dilakukan dengan latihan gabungan secara teratur bisa lebih meningkatkan kepadatan tulang. Latihan gabungan disini adalah dengan melakukan jongkok dan menekuk lutut serta duduk dan bangkit dari kursi. Latihan ini bisa memperkuat tubuh sebelum melakukan lompatan. Kegiatan lainnya yang dikaitkan dengan massa tulang lebih tinggi pada perempuan lansia adalah berjalan cepat.

Melompat secara teratur juga memiliki manfaat lain bagi tubuh yaitu meningkatkan keseimbangan. Dengan keseimbangan tubuh yang baik akan membuat seseorang terhindar dari jatuh, sehingga menjaga tulang agar tidak patah. Serta memberikan stabilitas yang lebih baik serta membantu mengurangi rasa sakit dari artritis. Tulang yang kuat bisa membantu melindungi organ-organ vital di dalam tubuh serta menjaga kesehatan otot. Umumnya beberapa hal bisa menjadi faktor risiko hilangnya massa tulang, seperti mengonsumsi rendah kalsium, kurang latihan fisik, penuaan, mengonsumsi alkohol dan tembakau, memiliki kadar tiroid tinggi.

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Sehat :: Kata Kunci: , , buah untuk wanita lanjut usia, memperkuat tubuh lansia 0 Comments

Kolesterol Tinggi Bisa Mencegah Pikun Pada Lansia


Kolesterol baik atau HDL (high density lipoprotein) merupakan salah satu komponen lemak yang terdapat di dalam tubuh. Fungsinya untuk melarutkan lemak-lemak lainnya agar tidak menggumpal dan memicu penyumbatan di dalam aliran darah. Peningkatan kadar kolesterol tidak hanya mempengaruhi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Pengaruhnya di otak juga ada, khususnya jika kadar kolesterol baik (HDL) tinggi. Kolesterol baik bikin otak terang karena bisa mencegah pikun pada lansia. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan Dr Christiane Reitz dari Columbia University, HDL ternyata juga bermanfaat bagi otak.

Lansia dengan kadar HDL yang tinggi cenderung tidak mudah terserang Alzheimer maupun jenis kepikunan lain. Kadar ini lebih rendah dibandingkan kadar minimal untuk memberikan efek perlindungan bagi jantung yakni 60 mmol/L. Pada kadar 55 mmol/L, HDL mampu mengurangi risiko pikun hingga 60 persen lebih rendah dibandingkan pada lansia yang memiliki kadar HDL di bawah 38 mmol/L. Risiko tersebut diukur dalam jangka waktu 4 tahun sejak dimulainya penelitian tersebut.

Sementara itu untuk meningkatkan kadar HDL, Dr Christiane menyarankan diet yang sehat dan olahraga. Diet yang sehat antara lain menghindari alkohol, sementara nutrisi yang meningkatkan kadar HDL antara lain serat dan minyak sayur, asam lemak omega 3 dalam minyak ikan dan minyak rami. Kadang-kadang dokter juga meresepkan suplemen niacin atau vitamin B3 untuk meningkatkann kadar HDL hingga 25 persen. Namun suplemen ini tidak disarankan untuk dikonsumsi berlebihan karena efek sampingnya dapat menyebabkan wajah menjadi kemerahan (facial flushing).

Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Kedokteran, Info Sehat, Kesehatan Lanjut Usia :: Kata Kunci: , , , pikun pada lansia, makalah pikun lansia 0 Comments

Bau Badan Bisa Menunjukkan Kondisi Tubuh Seseorang


Tidak perlu panik ketika punya masalah bau badan sebab berbagai jenis wewangian pasti bisa mengatasinya atau paling tidak sedikit menyamarkannya. Bersyukur sajalah karena sebenarnya bau badan bisa menunjukkan kondisi tubuh seseorang. Bau badan muncul ketika ada kelainan pada komposisi keringat yang keluar dari kelenjar-kelenjar di permukaan kulit. Komposisi keringat yang berbeda menyebabkan bau yang juga berbeda, sehingga bisa diketahui gangguan kesehatan apa yang sedang dialami oleh tubuh seseorang.

Berikut ini jenis-jenis bau badan beserta kondisi kesehatan yang memicunya.

Bau amonia (pesing)
Diet tinggi protein merupakan penyebab bau pesing pada keringat, sebab unsur amonia yang berbau tajam dan pesing terdapat pada urea yang dihasilkan dari metabolisme protein. Oleh karena itu bau badan seperti ini banyak dialami oleh para atlet dan binaraga yang mengonsumsi banyak protein untuk membentuk massa otot.

Bau aseton (manis seperti buah-buahan)
Pengidap diabetes yang mengonsumsi insulin memiliki bau badan dan bau mulut mirip aseton, pelarut yang biasa digunakan untuk menghapus cat kuku. Karena itu jika menemukan seseorang dengan bau keringat mirip apel, kemungkinan orang itu adalah pengidap diabetes yang menggunakan insulin.

Bau ikan
Keringat akan berbau amis seperti ikan jika banyak mengandung trimethylamine, senyawa yang banyak ditemukan pada susu. Senyawa ini juga dihasilkan dari metabolisme senyawa kholin yang ditemukan pada telur dan kedelai, serta senyawa N-oksida dalam ikan dan seafood.

Bau gula

Ilmu pengobatan tradisional China mengatakan bau badan seperti gula menunjukkan bahwa kinerja organ-organ tubuh tidak optimal, misalnya karena kembung dan masuk angin. Kondisi lain yang juga menyebabkan bau badan seperti ini adalah pre-diabetes, infeksi saluran napas diptheria dan Maple Syrup Urine Disease.

Bau lansia
Kulit yang tidak sehat bisa menyebabkan bau badan mirip orang lanjut usia (lansia). Bau seperti ini menunjukkan adanya peningkatan kadar asam palmitat di keringat, yang dipicu oleh populasi bakteri yang meningkat pada lansia maupun orang dengan kulit tidak sehat.

Posted in Info Sehat :: Kata Kunci: , , , Ciri2 pencernaan tdk lancar, massa jenis urin, gangguan kulit pada lansia 0 Comments

Artikel Kedokteran Lainnya:


Loading...
Bedak Pemutih