Posted on 03 October 2011. Tags: Punya Anak, Sindrom Down
Memiliki anak Down Syndrome atau Sindrom Down bukan hal yang mudah untuk merawatnya. Meski begitu, keluarga penderita Sindrom Down mengaku lebih bahagia punya anak Sindrom Down karena kaya akan pengalaman. Bagaimana keluarga penderita Sindrom Down tidak merasa minder, putus asa atau takut melainkan sangat bahagia. Alasannya memiliki anak Sindrom Down membuat keluarga harus meningkatkan kualitas hidup dengan mengajarkan kesabaran, penerimaan dan keluwesan.
Berikut hasil survei menunjukkan:
1. Sebanyak 96 persen orangtua penderita sindrom Down menyatakan tidak menyesal telah memiliki anak dengan sindrom Down.
2. Hampir delapan dari 10 orang tua tersebut mengatakan bahwa justru penyakit anaknya itu telah meningkatkan kualitas hidup mereka dengan mengajarkan kesabaran, penerimaan, dan keluwesan.
3. Tak hanya orang tua, saudara-saudara kandung mereka juga memiliki perasaan yang sama. 94 persen di antaranya mengatakan bahwa mereka merasa bangga akan saudara mereka yang memiliki sindrom Down.
4. Sebanyak 88 persen di antaranya mengatakan bahwa saudara mereka yang memiliki sindrom Down itu telah membuat mereka menjadi orang yang lebih baik.
5. Dan hampir semua penderita Sindrom Down mengatakan senang dengan kehidupannya saat ini dan menyukai keadaan mereka.
Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Kedokteran, Info Sehat, Kesehatan Anak
Posted on 24 September 2011. Tags: bergizi, Orangtua, pertumbuhan anak, si kecil mau makan
Orangtua saat ini lebih menginginkan anaknya gemuk dibandingkan kurus. Padahal tidak semua yang gemuk itu sehat dan tidak semua yang kurus itu tidak sehat. Namun sudah menjadi stigma di masyarakat kalau anak yang gemuk adalah anak yang sehat. Anggapan ini belum tentu benar. Jika kita cermati lagi, anak kurus yang dimaksud oleh orangtuanya itu seperti apa? Kalau dibandingkan dengan anak lain yang jauh lebih gemuk, tentu saja anaknya akan terlihat lebih kurus. Tapi perlu diingatkan, anak yang kurus juga bisa berarti kurang gizi. Seorang anak disebut bergizi kurang bila berat badan berdasarkan umurnya kurang dari 80% atau berat badan berdasarkan tinggi badannya kurang dari 90%. Orangtua dapat melihat apakah pertumbuhan anaknya mengikuti jalur yang benar dengan menggunakan kurva pertumbuhan berat badan yang ada di KMS (Kartu Menuju Sehat) atau kartu berobat lain. Continue Reading
Posted in Kesehatan Anak
Posted on 17 September 2011. Tags: bakteri, Diagnosa dan Pengobatan, Kekurangan oksigen, oksigen, paru-paru meradang, Penyakit Pneumonia Pada Anak, Pneumonia, Pneumonia berat
Pneumonia adalah infeksi yang menyebabkan paru-paru meradang. Kantong-kantong udara dalam paru yang disebut alveoli dipenuhi nanah dan cairan sehingga kemampuan menyerap oksigen menjadi kurang. Kekurangan oksigen membuat sel-sel tubuh tidak bisa bekerja. Karena inilah, selain penyebaran infeksi ke seluruh tubuh, penderita pneumonia bisa meninggal. Sebenarnya pneumonia bukanlah penyakit tunggal. Penyebabnya bisa bermacam-macam dan diketahui ada 30 sumber infeksi dengan sumber utama bakteri, virus, mikroplasma, jamur, berbagai senyawa kimia maupun partikel.
Pneumonia adalah proses infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru (alveoli). Terjadinya pneumonia pada anak seringkali bersamaan dengan proses infeksi akut pada bronkus (biasa disebut bronchopneumonia). Gejala penyakit ini berupa napas cepat dan napas sesak, karena paru meradang secara mendadak. Batas napas cepat adalah frekuensi pernapasan sebanyak 50 kali per menit atau lebih pada anak usia 2 bulan sampai kurang dari 1 tahun, dan 40 kali per menit atau lebih pada anak usia 1 tahun sampai kurang dari 5 tahun. Pada anak dibawah usia 2 bulan, tidak dikenal diagnosis pneumonia. Continue Reading
Posted in Kesehatan Anak
Posted on 24 August 2011. Tags: ASI eksklusif, bayi, nutrisi, panduan WHO, tekstur padat
ASI eksklusif menurut panduan WHO terbaru diberikan selama 6 bulan pertama tanpa makanan tambahan apapun karena nutrisi yang dikandungnya sudah mencukupi untuk 6 bulan pertama kehidupan. Selanjutnya anak akan diperkenalkan terhadap makanan padat secara perlahan-lahan. Pada usia 6-9 bulan, dimulai makanan tambahan pendamping dari yang cair terlebih dahulu (susu formula) ditambah makanan halus seperti bubur susu, buah, dan sayuran. Makanan ini dihaluskan dan dimasak. ASI masih WAJIB diberikan, dianjurkan diteruskan selama 1 tahun kehidupan. Bahkan jika memungkinkan untuk diteruskan hingga 2 tahun, justru hal ini lebih baik bahkan karena kandungan yang terasupi menjadi lebih lengkap. Continue Reading
Posted in Kesehatan Anak
Posted on 16 August 2011. Tags: bersifat relatif ringan, Epidemiologi, kondisi kesehatan bayi dan anak, penyakit kulit, wanita
1. Definisi
Penyakit kulit adalah suatu penyakit yang berhubungan dengan jaringan penutup permukaan tubuh, seperti kulit yang sering terjadi dan bersifat relatif ringan. Meskipun bersifat relatif ringan, apabila tidak ditangani secara serius, maka hal tersebut dapat memperburuk kondisi kesehatan bayi dan anak.
2. Epidemiologi
Penyakit kulit terdapat di seluruh dunia dan dapat menyerang baik laki-laki dan perempuan. Pada beberapa penyakit kulit seperti staphylococcal scalded skin syndrome, laki-laki lebih banyak terserang daripada wanita. Continue Reading
Posted in Kesehatan Anak
Posted on 14 August 2011. Tags: Beri kehangatan pada anak, Gunakan air garam, hidung tersumbat, Jaga hidrasi cairan, mengurangi gejala alergi, rhinitis alergi seasonal
Bersin-bersin, hidung berair, mata gatal, hidung tersumbat dapat sangat mengganggu anak-anak dari aktivititasnya sehari-hari. Pada kasus rhinitis alergi seasonal (musiman), para orangtua harus memiliki cara andalan membuat anak merasa nyaman. Di bawah ini adalah beberapa cara yang dapat mengurangi gejala alergi :
- Gunakan air garam. Hidung tersumbat merupakan gejala alergi yang membuat anak kecil lelah. Untuk meredakannya, anak yang sudah sedikit besar dapat melakukan irigasi hidung dengan menggunakan cairan saline (NaCl). Continue Reading
Posted in Kesehatan Anak
Posted on 13 August 2011. Tags: air hangat, ALKOHOL, anak kedinginan, melepaskan panas lewat kulit, obat penurun panas, PARASETAMOL
Tanpa obat :
- Bila anak anda tetap makan, minum, dan bermain seperti biasa, kemungkinan dia tidak membutuhkan obat penurun panas
- Pakaikan baju yang tipis atau pakaikan hanya pakaian dalam sehingga anak akan melepaskan panas lewat kulitnya
- Kompres anak dengan menggunakan air hangat pada dahi, leher, ketiak, dada. Jangan biarkan kompres mengering di badan anak, angkat kompres ketika setengah kering, celup kembali di air hangat, peras, letakkan di badan anak Continue Reading
Posted in Kesehatan Anak
Posted on 06 August 2011. Tags: ASI eksklusif, Dokter spesialis kebidanan, faktor risiko alergi, janin, kandungan, Kehamilan, mencegah alergi, Mencegah Timbulnya Alergi
Cara terbaik untuk mencegah alergi adalah dengan mengenali faktor risiko alergi pada janin sehingga dapat melakukan pencegahan pada saat kelahiran. Dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis anak biasanya akan melakukan pengenalan faktor risiko alergi pada janin dengan menggunakan kartu deteksi dini.
Adapun tips-tips yang terbukti efektif mencegah atau mengurangi risiko alergi makanan pada anak:
1. Pada Kehamilan:
- Dilarang merokok selama hamil
- Jangan memelihara binatang di rumah atau di tempat penitipan anak
- Lakukanlah upaya untuk mengurangi debu di rumah Continue Reading
Posted in Kesehatan Anak
Posted on 18 April 2011. Tags: Clostridium tetani, gangguan kesadaran, penyakit toksemik akut, sinaps ganglion spinal, Tetanus
Definisi
Tetanus adalah suatu penyakit toksemik akut dan fatal yang disebabkan oleh Clostridium tetani dengan tanda utama spasme tanpa gangguan kesadaran. Gejala klinis timbul sebagai dampak eksotoksin pada sinaps ganglion spinal dan neuromuscular junction serta saraf autonom. Tetanus neonatorum menyebabkan 50% kematian perinatal dan 20% kematian bayi. Angka kejadian 6-7/100 kelahiran hidup di perkotaan dan 11-23/100 kelahiran hidup di pedesaan. Disebut juga lockjaw karena terjadi kejang pada otot rahang. Tetanus banyak ditemukan di negara-negara berkembang. Continue Reading
Posted in Kesehatan Anak
Posted on 13 April 2011. Tags: kebutuhan metabolik tubuh, Obstruksi saluran napas atas, sumbatan saluran napas
Definisi
Obstruksi saluran napas atas adalah kegagalan sistem pernapasan dalam memenuhi kebutuhan metabolik tubuh akibat sumbatan saluran napas bagian atas (dari hidung sampai percabangan trakea). Obstruksi saluran napas atas ini sering menyebabkan gagal napas. Empat penyakit tersering penyebab gagal napas pada obstruksi saluran napas atas adalah:
* Epiglotitis (peradangan pita suara)
* Sindrom croup
* Laringotrakeobronkitis
* Trakeitis bakterialis Continue Reading
Posted in Kesehatan Anak