Musik dan Drama Membantu Wawasan Pikir Pada Anak


Selama ini orangtua hanya terpaku pada pendidikan formal seperti sekolah untuk kemampuan baca, tulis dan hitung (calistung) anak. Padahal pendidikan seni seperti menari, musik dan drama juga baik untuk perkembangan otak. Ahli pendidikan menyarankan orangtua untuk mulai melibatkan anaknya dalam kegiatan seni sejak dini. Peneliti menuturkan ada alasan yang bisa dipercaya bahwa musik dapat merangsang otak bayi, tari membantu mengembangkan keterampilan motorik anak dan drama mengajarkan tentang emosi dan pemecahan masalah.

Dalam laporan Departemen Pendidikan AS tahun 1998 diketahui bahwa anak-anak prasekolah yang diberikan pelajaran bermain keyboard memiliki nilai lebih tinggi dalam tes untuk mengukur penalaran spasial. Rachel Glass dari West Seattle YMCA menuturkan bahwa seni adalah komponen penting untuk menuju kesiapan sekolah seorang anak. Sekolah lebih banyak mengajarkan tentang membaca, menulis dan berhitung, tapi seni lebih memberikan kontribusi dalam memberdayakan kemampuan si kecil dan juga mengembangkan perkembangan otaknya.

Drama dan dongeng adalah cara yang baik untuk membantu meningkatkan kosakata anak dan belajar musik juga bisa berfungsi sebagai bahasa dan kendaraan belajar bagi anak-anak. Hal ini karena anak-anak akan merespons musik secara alami, ia dapat bergerak, membuat nada-nada sendiri dan belajar lebih mudah. Musik, drama dan tari akan memberikan wawasan dan membantu cara berpikir anak. Karena itu tak ada salahnya untuk memberikan les musik, tari atau drama pada anak sejak masih kecil.

Artikel Menarik Lainnya:

Posted in Hidup Sehat, Info Sehat, Kesehatan Anak :: Kata Kunci: , , pengembangan motorik halus melalui kegiatan mewarnai menggunting dan menempel 0 Comments