Pada dasarnya semua orang merasa mengantuk pada malam hari atau pada saat kelelahan. Tapi pada beberapa orang, rasa kantuk bisa datang terus-menerus dan tidak mengenal waktu. Mengantuk adalah salah satu tanda yang diberikan oleh tubuh agar seseorang beristirahat. Tapi pada kondisi tertentu seseorang bisa merasa mngantuk hampir sepanjang hari.
Berikut beberapa penyebab yang membuat seseorang selalu merasa ngantuk:
Depresi.
Anda mun.gkin berpikir depresi sebagai gangguan emosi, tetapi juga banyak berkontribusi untuk gejala fisik. Kelelahan, selalu mengantuk, sakit kepala, dan kehilangan nafsu makan adalah salah satu gejala yang paling umum.
Anemia.
Anemia merupakan penyebab utama kelelahan dan kantuk pada perempuan. Kehilangan darah menstruasi dapat menyebabkan kekurangan zat besi. Hal ini karena sel darah merah diperlukan untuk membawa oksigen ke jaringan dan organ dalam tubuh.
Hipotiroid (menurunnya produksi hormon tiroid pada kalenjar tiroid).
Tiroid adalah kelenjar kecil di dasar leher, yang berfungsi mengontrol metabolisme dan kecepatan mengubah bahan bakar menjadi energi. Ketika kelenjar kurang aktif dan fungsi metabolisme terlalu lambat, seseorang bisa merasa badan lesu dan selalu mengantuk.
Penyakit jantung.
Ketika Anda mudah merasa lelah dan mengantuk dalam melakukan kegiatan sehari-hari, sebaiknya Anda harus memastikan bahwa jantung Anda dalam keadaaan yang baik.
Dehidrasi.
Kelelahan dan kantuk bisa merupakan tanda dehidrasi. Segerala cukupi kebutuhan air dalam tubuh Anda agar selalu merasa segar dan bersemangat.
Kurang tidur.
Kurang tidur bisa membuat orang merasa mengantuk sepanjang hari, sehingga dapat mempengaruhi konsentasi. Dampak jangka panjang, kurang tidur juga dapat mempengaruhi kesehatan. Orang dewasa harus mendapatkan tidur 7 sampai 8 jam setiap malam.





