Sebuah studi yang telah dilakukan selama 14 tahun dan melibatkan 1741 pria dan juga wanita menunjukkan bahwa pria yang memiliki insomnia memiliki risiko angka kematian 4 kali lebih besar dari pada pria yang memiliki siklus tidur normal selama 6 jam. Penelitian ini dilakukan oleh tim peneliti di Penn State, dr. Alexandros N. Vgontzas dan rekan-rekannya. Angka kematian bahkan meningkat hingga 7 kali lipat, jika pria yang insomnia tersebut memiliki penyakit diabetes atau hipertensi. Peningkatan angka kematian ini ditemukan pada mereka yang mengaku mengalami insomnia dan ketika diperiksa di laboratorium tidur menunjukkan bahwa mereka hanya tidur kurang dari 6 jam setiap harinya. Mereka yang mengaku tidak mengalami insomnia namun tidur kurang dari 6 jam setiap harinya tidak menunjukkan peningkatan risiko kematian. Begitu juga dengan mereka yang mengaku mengalami insomnia namun tidur lebih dari 6 jam setiap harinya. Read the full story
Posted in Info Sehat :: Kata Kunci: Angka kematian, Insomnia, masalah fisik, mengalami insomnia, pembuluh darah, peningkatan risiko kematian, siklus tidur normal, contoh satuan acara penyuluhan sirosis hepatis, jurnal ispa, jurnal penelitian gulma pada rambutan, kuesioner penelitian tentang dismenore, penelitian xerostomia
Apa yang dimaksud dengan insomnia ?
Insomnia adalah gejala subyektif dari tidur yaitu tidur yang tidak adekuat , termasuk keluhan kurangnya waktu tidur , sulitnya jatuh kedalam periode tidur , seringnya bangun atau rasa kurang segar . Gejala tersebut dapat dihubungkan dengan penyakit – penyakit tertentu dengan gangguan tidur spesifik .
Bagaimana pengobatan insomnia ?
- Mengenali periode tidur
- Melakukan olahraga teratur , tapi jangan melakukan olahraga sebelum tidur .
- Pastikan lingkungan pada waktu tidur optimal seperti keramaian dan suhu .
- Hindari pemakaian obat-obat yang menyebabkan tidur .
- Terapi tingkah laku ( misalnya relaksasi ) kalau diperlukan . Read the full story
Posted in Saraf :: Kata Kunci: Insomnia, Sekilas Mengenai Insomnia,
Sebagian besar durian bisa jadi merupakan salah satu buah yang dibenci orang karena baunya yang sangat menyengat. Tapi ternyata salah satu kandungan dari buah durian bisa menghilangkan kegelisahan hingga mengatasi insomnia. Makan buah durian yang berlebihan memang bisa berbahaya bagi tubuh seperti meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Buah ini sebenarnya juga mengandung nutrisi lainnya seperti vitamin B, C, E dan zat besi. Selain itu buah yang dikenal dengan julukan King of Fruits ini ternyata mengandung banyak asam amino yang bernama triptofan.
Jenis asam amino ini diketahui bisa membantu mengurangi kecemasan, depresi hingga mengatasi insomnia. Hal ini dikarenakan tingkat tinggi asam amino triptofan yang terkandung dalam buah durian bisa menimbulkan perasaan euforia dengan meningkatkan kadar serotonin di dalam otak. Jika seseorang sudah merasa tenang maka akan mudah baginya untuk beristirahat atau tidur. Meski demikian seseorang tidak boleh berlebihan dalam mengonsumsi durian, tapi cukup konsumsi sebanyak 100 gram saja karena dalam 100 gram tersebut nutrisi yang didapatkan oleh seseorang sudah cukup.
Buah durian ini ternyata juga memiliki manfaat lagi selain untuk mengatasi kecemasan dan insomnia. Bagian yang bisa digunakan juga tak sebatas daging buahnya saja, namun mulai dari kulit hingga daunnya bisa bermanfaat. Tapi jika setelah mengonsumsi durian tubuh justru merasa tidak enak atau menjadi pusing, maka coba dicek lagi berapa banyak durian yang sudah dikonsumsi dan apa yang dimakan bersamaan dengan durian tersebut.
Posted in Berita Kesehatan, Hidup Sehat, Info Sehat, Kesehatan Umum, Makanan Sehat :: Kata Kunci: Buah Durian, Insomnia, Kegelisahan, pdf contoh laporan pewarnaan gram